Menurut Kantor Berita ABNA,Josep Borrell di cuitan Twitternya menuntut kesiapan Mohammad Ashraf Ghani dan Abdullah Abdullah untuk proses perdamaian di Afghanistan.
Borrell di cuitannya ini menilai penandatanganan kesepakatan ini sebuah langkah penting dan mengatakan, Afghanistan yang bersatu lebih kuat dari Afghanistan yang bercerai berai.
Mohammad Ashraf Ghani dan Abdullah Abdullah, dua rival pemilu hari Ahad (17/05/2020) setelah berbulan-bulan tensi terkait hasil pemilu presiden Afghanistan dilaporkan menandatangani kesepakatan politik.
Berdasarkan kesepakatan ini, Ashraf Ghani tetap menjabat presiden dan Abdullah Abdullah bertanggung jawab sebagai ketua Dewan Tinggi Rekonsiliasi serta memiliki 50 persen saham di kabinet. (MF)